Monday, April 30, 2012

Tuatara (Sphenodon punctatus)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata III Reptiles
IUCN REDLIST STATUS : Lower Risk/Least Concern (LC)
Tuatara (Sphenodon punctatus) adalah spesies endemik New Zealand yang merupakan reptil purba dan telah ada sejak sekitar 200 juta tahun lalu. Hewan ini memiliki keanekaragaman genetik yang rendah, hanya ada 2 spesies, yakni Sphenodon punctatus dan Sphenodon guntheri. Pada usia 35 tahun tuatara akan berhenti tumbuh, namun hewan ini dapat hidup sampai berusia lebih dari 100 tahun. Nama Tuatara berasal dari bahasa 'Maori' yang berarti spines on back (duri di punggung).

Wednesday, April 25, 2012

Salamander (Caudata)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata II Amphibi
Salamander (Ordo : Caudata) merupakan nama umum untuk sekitar kurang lebih 500 species amphibi. Secara umum morfologinya mirip kadal, tetrapod dan berekor panjang. Sebagian besar spesies memiliki 4 jari pada kaki depan dan 5 jari pada kaki bagian belakang (seperti amphibi pada umumnya). Kulit yang lembap membuat salamander lebih suka hidup di atau dekat air, atau tempat yang terlindung dan seringkali di lahan basah. Beberapa spesies Salamander sepenuhnya akuatik (ex : Axolotl) dan sebagian akuatik saat larva namun ketika dewasa hidup di darat (terrestrial). 

Tuesday, April 24, 2012

Great Hammerhead Shark (Sphyrna mokarran)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata I Fishes
IUCN REDLIST STATUS : Endangered (EN)
TAXONOMY
The great hammerhead was originally described as Zygaena mokarran by German naturalist Eduard Rüppell in 1837, however he changed this name to the currently valid Sphyrna mokarran later that same year. The name Sphyrnatranslates from Greek to the English language "hammer", referring to the hammer-shaped head of this species. Synonyms used in past scientific literature include Sphyrna tudes Valenciennes 1822, Zygaena dissimilis Murray 1887 and Sphyrna ligo Fraser-Brunner 1950. There are approximately 10 related species of hammerheads throughout tropical and temperate regions including the bonnethead (Sphyrna tiburo), scalloped hammerhead (Sphyrna lewini), and smooth hammerhead (Sphyrna zygaena). 

Presentasi Zoologi Vertebrata I Pisces : Great Hammerhead Shark (Sphyrna mokarran)

Presentasi pertama mata kuliah Zoologi Vertebrata mengenai Pisces. Great Hammerhead Shark (Sphyrna mokarran) dari kelas Chondrichthyes (ikan bertulang rawan) merupakan species yang saya pilih untuk menjadi materi presentasi. 

Monday, April 23, 2012

Sharks (Hiu)

Hiu (english : Sharks) adalah sekelompok (superordo Selachimorpha) ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping. Mereka bernapas dengan menggunakan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang, kepalanya. Hiu mempunyai tubuh yang dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan, dari parasit, dan untuk menambah dinamika air. Mereka mempunyai beberapa deret gigi yang dapat digantikan. (Wikipedia)

The Lungless Frog (Barbourula kalimantanensis)

English? Click here!
IUCN REDLIST STATUS : Endangered (EN)
The Lungless Frog (Barbourula kalimantanensis) atau biasa dikenal dengan nama Katak Kepala Pipih Kalimantan (english : Bornean Flat-Headed Frog) merupakan satu-satunya spesies katak di dunia yang diketahui tidak memiliki paru-paru (lungless). Pada tahun 1978 pertama kalinya katak ini dideskripsikan oleh Djoko T. Iskandar, seorang pakar herpetofauna dari ITB (Institut Teknologi Bandung). Namun, pada saat itu belum diketahui bahwa katak ini tidak memiliki paru-paru, karena tidak pernah dilakukan pembedahan atas spesies langka ini. Barbourula kalimantanensis baru diketahui tidak memiliki paru-paru saat Djoko dan tim peneliti yang melibatkan David Bickford, ahli biologi dari the National University of Singapore kembali menemukan katak itu di Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Kalimantan, Indonesia, pada tahun 2007.

Sunday, April 22, 2012

Most Dangerous and Deadliest Plants on the Earth (Tumbuhan-tumbuhan Paling Berbahaya dan Mematikan di Bumi)


Most Dangerous Plants and Deadliest Plants on the Earth : Deadly neurotoxins, thorns capable of puncturing car tires, and powerful digestive enzymes are just a few of some crafty ways to fend off hungry animals. 

Tumbuhan Paling Berbahaya dan Mematikan di Bumi : Deadly Neurotoxins (Neurotoxins Mematikan), Duri-duri yang mampu menusuk ban, dan enzim-enzim pencernaan yang kuat hanya sebagian kecil dari beberapa cara pertahanan tumbuhan dari pemangsa. 

Deskripsi Family Pinaceae, Cycadaceae dan Gnetaceae

Tugas mata kuliah Botani Tumbuhan Tinggi
BOTANI TUMBUHAN TINGGI
PINACEAE, CYCADACEAE & GNETACEAE

Pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese)

IUCN REDLIST STATUS : Vulnerable (VU)
SCIENTIFIC CLASSIFICATION
Kingdom : Plantae
Division : Coniferophyta
Class : Pinopsida
Order : Pinales
Family : Pinaceae
Genus : Pinus
Species : Pinus merkusii Jungh. et de Vriese

BOTANICAL DESCRIPTION
Pohon besar, batang lurus, silindris. Tegakan masak dapat mencapai tinggi 30 m, diameter 60-80 cm. Tegakan tua mencapai tinggi 45 m, diameter 140 cm. Tajuk pohon muda berbentuk piramid, setelah tua lebih rata dan tersebar. Kulit pohon muda abu-abu, sesudah tua berwarna gelap, alur dalam. Terdapat 2 jarum dalam satu ikatan, panjang 16-25 cm. Pohon berumah satu, bunga kelamin tunggal. Bungan jantan dan betina dalam satu tunas. Bunga jantan berbentuk strobili, panjang 2-4 cm, terutama di bagian bawah tajuk. Strobili betina banyak terdapat di sepertiga bagian atas tajuk terutama di ujung dahan.

Saturday, April 21, 2012

HERBARIUM : Peace Lily (Spathiphyllum cannifolium)




Scientific Classification
Kingdom : Plantae
Sub Kingdom : Tracheobionta
Super Division : Spermatophyta
Division : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Sub Class : Arecidae
Order : Arales
Family : Araceae
Genus : Spathiphyllum
Species : Spathiphyllum cannifolium


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...