Showing posts with label Species. Show all posts
Showing posts with label Species. Show all posts

Friday, June 15, 2012

ORCA THE KILLER WHALE (Orcinus orca)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata V Mammals
IUCN REDLIST STATUS : Data Deficient (DD)
Killer whale atau orca (Orcinus orca ) merupakan species terbesar di keluarga lumba-lumba dan dipercayai sebagai mamalia dengan penyebaran terluas kedua setelah manusia. Meskipun namanya Killer Whale (paus pembunuh), orca berada dalam family yang berbeda dengan paus-paus lain  (Balaenopteridae, Balaenidae, Neobalaenidae, Eschrichtiidae) melainkan masuk ke dalam family Delphinidae (dolphins/lumba-lumba).

Tuesday, May 15, 2012

White Alder or Bunga Pukul Delapan (Turnera subulata)

This is my first post with images original taken by myself :D
IUCN REDLIST STATUS : -
White Alder (Turnera subulata) atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama Bunga Pukul Delapan merupakan tanaman dari family Turneraceae. Tanaman yang berasal dari Hindia Barat ini dapat ditemukan pada ketinggian 10 - 250 m di atas permukaan laut, pada tempat-tempat yang langsung terkena sinar matahari atau yang sedikit terlindung. 

Monday, May 14, 2012

THE FIRST BIRDS : ARCHAEOPTERYX (Archaeopteryx lithographica)

Archaeopteryx lithographica adalah dinosaurus theropoda yang diyakini sebagai burung pertama di Bumi, hidup pada zaman Jurassic sekitar 150 juta tahun yang lalu. Fosil Archaeopteryx paling banyak ditemukan di  Solnhofen limestone in Bavaria, southern Germany. Pertama kali fosil Archaeopteryx ditemukan pada tahun 1861, tepat dua tahun setelah Charles Darwin menerbitkan bukunya yang berjudul On the Origin of Species.

Friday, May 11, 2012

Black Woodpecker (Dryocopus martius)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata IV Birds
IUCN REDLIST STATUS : Least Concern (LC)
The Black Woodpecker (Dryocopus martius) adalah burung Woodpecker terbesar di daerah penyebaran geografisnya.  Ukuran tubuhnya seukuran burung gagak, kira-kira 50 cm. Species ini memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan Pileated Woodpecker (Dryocopus pileatus) dari Amerika Utara (North America).

Monday, April 30, 2012

Tuatara (Sphenodon punctatus)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata III Reptiles
IUCN REDLIST STATUS : Lower Risk/Least Concern (LC)
Tuatara (Sphenodon punctatus) adalah spesies endemik New Zealand yang merupakan reptil purba dan telah ada sejak sekitar 200 juta tahun lalu. Hewan ini memiliki keanekaragaman genetik yang rendah, hanya ada 2 spesies, yakni Sphenodon punctatus dan Sphenodon guntheri. Pada usia 35 tahun tuatara akan berhenti tumbuh, namun hewan ini dapat hidup sampai berusia lebih dari 100 tahun. Nama Tuatara berasal dari bahasa 'Maori' yang berarti spines on back (duri di punggung).

Tuesday, April 24, 2012

Great Hammerhead Shark (Sphyrna mokarran)

Materi Presentasi Zoologi Vertebrata I Fishes
IUCN REDLIST STATUS : Endangered (EN)
TAXONOMY
The great hammerhead was originally described as Zygaena mokarran by German naturalist Eduard Rüppell in 1837, however he changed this name to the currently valid Sphyrna mokarran later that same year. The name Sphyrnatranslates from Greek to the English language "hammer", referring to the hammer-shaped head of this species. Synonyms used in past scientific literature include Sphyrna tudes Valenciennes 1822, Zygaena dissimilis Murray 1887 and Sphyrna ligo Fraser-Brunner 1950. There are approximately 10 related species of hammerheads throughout tropical and temperate regions including the bonnethead (Sphyrna tiburo), scalloped hammerhead (Sphyrna lewini), and smooth hammerhead (Sphyrna zygaena). 

Monday, April 23, 2012

The Lungless Frog (Barbourula kalimantanensis)

English? Click here!
IUCN REDLIST STATUS : Endangered (EN)
The Lungless Frog (Barbourula kalimantanensis) atau biasa dikenal dengan nama Katak Kepala Pipih Kalimantan (english : Bornean Flat-Headed Frog) merupakan satu-satunya spesies katak di dunia yang diketahui tidak memiliki paru-paru (lungless). Pada tahun 1978 pertama kalinya katak ini dideskripsikan oleh Djoko T. Iskandar, seorang pakar herpetofauna dari ITB (Institut Teknologi Bandung). Namun, pada saat itu belum diketahui bahwa katak ini tidak memiliki paru-paru, karena tidak pernah dilakukan pembedahan atas spesies langka ini. Barbourula kalimantanensis baru diketahui tidak memiliki paru-paru saat Djoko dan tim peneliti yang melibatkan David Bickford, ahli biologi dari the National University of Singapore kembali menemukan katak itu di Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, Kalimantan, Indonesia, pada tahun 2007.

Sunday, April 22, 2012

Pinus (Pinus merkusii Jungh. et de Vriese)

IUCN REDLIST STATUS : Vulnerable (VU)
SCIENTIFIC CLASSIFICATION
Kingdom : Plantae
Division : Coniferophyta
Class : Pinopsida
Order : Pinales
Family : Pinaceae
Genus : Pinus
Species : Pinus merkusii Jungh. et de Vriese

BOTANICAL DESCRIPTION
Pohon besar, batang lurus, silindris. Tegakan masak dapat mencapai tinggi 30 m, diameter 60-80 cm. Tegakan tua mencapai tinggi 45 m, diameter 140 cm. Tajuk pohon muda berbentuk piramid, setelah tua lebih rata dan tersebar. Kulit pohon muda abu-abu, sesudah tua berwarna gelap, alur dalam. Terdapat 2 jarum dalam satu ikatan, panjang 16-25 cm. Pohon berumah satu, bunga kelamin tunggal. Bungan jantan dan betina dalam satu tunas. Bunga jantan berbentuk strobili, panjang 2-4 cm, terutama di bagian bawah tajuk. Strobili betina banyak terdapat di sepertiga bagian atas tajuk terutama di ujung dahan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...